.

Perhatikan Kebahagiaan Karyawan di Perusahaan Anda

Perhatikan Kebahagiaan Karyawan di Perusahaan Anda

Mengelola sumber daya manusia yang ada di usaha adalah suatu tantangan tersendiri bagi para wirausaha.  Selain tidak gampang seperti yang dikira, dalam bidang sumber daya manusia ini banyak terjadi kejutan-kejutan yang tidak terduga sebelumnya.  Perlu dipahami oleh seorang wirausaha, bahwa manajemen sumber daya manusia adalah mengatur seorang manusia yang memiliki sisi uniknya masing-masing dan tidak bisa disamakan dengan proses produksi yang bisa dihitung dengan angka-angka yang ada.

Tantangan yang sering dihadapi oleh para wirausaha di dalam bidang ini adalah bagaimana membuat seorang karyawan merasa betah dan bahagia untuk berkarya di perusahaan serta tetap menjaga kreativitasnya.  Banyak wirausaha yang mengambil jalan pintas dalam hal ini, yaitu dengan menaikkan gaji sang karyawan.  Memang dengan demikian sang karyawan akan betah untuk tetap bekerja di perusahaan tersebut, akan tetapi pengelolaan sumber daya manusia tidak dapat berhenti di titik tersebut saja.  Masih banyak cara dan juga trik untuk membuat sang karyawan merasa senang, produktif, dan merasa dihargai di dalam perusahaan tersebut.  Langkah-langkah yang bisa meningkatkan kepuasan karyawan antara lain adalah :

1.       Apresiasi atas Prestasi Karyawan

Pastikan setiap prestasi sang karyawan untuk selalu diperhatikan dan juga berikan apresiasi yang layak untuk setiap prestasi yang berdampak bagi perusahaan.  Apresiasi ini dapat memacu agar karyawan memiliki kenangan baik ketika meraih suatu prestasi dan mendapatkan sebuah apresiasi, membuat sang karyawan lebih terpacu untuk mencetak suatu prestasi yang lain tanpa harus diminta.

2.       Berlakukan Insentif ketika Mencapai Target

Seringkali target berkonotasi sebagai beban untuk karyawan karena mindset yang terekam di pikiran sang karyawan adalah target=beban.  Ubahlah mindset tersebut menjadi sesuatu yang lebih produktif.  Target harus berkonotasi dengan hal baik bagi sang karyawan, mungkin target=bonus dan lain sebagainya.  Meskipun bonusnya tidak seberapa besar nominalnya, tetapi karyawan akan termotivasi mendengar kata target selanjutnya, alih-alih terbebani lagi.

3.       Selalu dengarkan Ide Mereka

Ide adalah suatu perwujudan tentang rasa memiliki akan perusahaan oleh karyawan, dimana ia ingin tempat kerjanya dapat berkembang ke arah yang lebih baik.  Ide-ide yang muncul dari karyawan ini sangat berharga bagi anda karena mereka memunculkan idenya dari pengamatannya sehari-hari tentang bagaimana proses bisnis yang terjadi di perusahaan.  Lakukan meeting setiap minggunya khusus untuk membahas ide-ide yang ada di kepala para karyawan dan bila idenya bagus untuk perusahaan, terapkan.  Hal ini dapat memberikan rasa bangga kepada karyawan karena idenya digunakan untuk operasional perusahaan.

4.       Berikan Paket Pelatihan

Makin menjamurnya bisnis-coaching,motivator dan juga seminar-seminar yang ada belakangan ini adalah salah satu indikator bahwa orang sekarang haus akan ilmu dan juga informasi.  Manfaatkan hal ini untuk meningkatkan skill para karyawan.  Adakan program pelatihan yang menarik bagi karyawan yang dilaksanakan dalam periode tertentu untuk selalu menjaga motivasi dan juga meningkatkan performa sang karyawan nantinya.

5.       Ciptakan Suasana Kantor Yang Menyenangkan

Ketika tempat kerja menyenangkan, sang karyawan pun akan lebih produktif.  Izinkan beberapa karyawan melakukan pekerjaannya dengan caranya, selama tidak berpengaruh buruk bagi perusahaan, sebagai contoh beberapa orang merasa nyaman bekerja ketika sambil mendengarkan musik.  Penyediaan kudapan dan juga minuman yang dapat mereka nikmati, bagi karyawan  mungkin dapat menenangkan ketika mereka merasa buntu.  Atau bisa juga dengan mengadakan hari kasual dimana sang karyawan dapat merasa nyaman dalam bekerja.  Terapkan hal-hal yang menyenangkan, penuh kejutan dan juga masih dalam koridor kebijakan perusahaan bisa meningkatkan produktivitas karyawan.

6.       Hindari Lembur

Lembur memang cepat menyelesaikan masalah ketika deadline telah tiba, tapi lembur dapat memulai kebiasaan yang kurang menguntungkan.  Pada awalnya, karyawan menginginkan hidup yang seimbang antara kehidupan pribadi dengan tempat kerja, lembur dapat mengurangi waktu untuk kehidupan pribadi tersebut.  Kemudian, lembur dapat menimbulkan kecanduan yang tidak disadari secara langsung, karena jika sering lembur, karyawan pun berpikiran “ah ntar lembur lagi paling” sehingga waktu bekerja di jam normal pun kurang produktif.  Yang terakhir adalah bayangkan berapa banyak biaya yang harus ditanggung oleh perusahaan untuk melakukan lembur tersebut, mulai dari biaya listrik, konsumsi, insentif, dan masih banyak lagi.

Hal-hal tersebut dapat meningkatkan kenyamanan bekerja bagi para karyawan sehingga dapat memberikan kontribusi yang positif bagi performa perusahaan nantinya.  Di samping itu, dengan kenyamanan bekerja tersebut perusahaan mendapatkan pemberitaan positif dari para karyawan anda ke pihak luar, sehingga pada nantinya perusahaan akan dapat banyak lamaran dan juga memiliki banyak opsi ketika melakukan rekruitmen karyawan.

 

Konsultan Surabaya

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply