.

Tips Membuka Usaha Kecil Menengah

Tips Membuka Usaha Kecil Menengah

Tidak mudah untuk bisa sukses di dunia industry, apalagi yang berskala kecil menengah. Menurut beberapa ahli, usaha kecil menengah mesti melakukan usaha ekstra agar mampu mempertahankan eksistensi di tengah terpaan produk-produk asing yang kini semakin menjamur. Dibukanya perdagangan bebas, terutama dengan China, membuat persaingan usaha semakin berat karena seperti yang kita tahu bersama bahwa produk-produk dari negara tersebut menawarkan harga yang jauh lebih murah dari produk local.

Bersiap Untuk Bersaing dengan Produk Asing

Meski tidak mudah untuk memenangkan persaingan, namun bukan suatu hal mustahil jika usaha kecil menengah nasional mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Hal itu dapat diwujudkan jika mereka mampu memberikan inovasi serta kualitas produk yang sesuai. Bagaimana dengan masalah harga? Hal itu pun hendaknya menjadi pertimbangan, karena meski kualitas dan inovasi yang ditawarkan sesuai standar, namun jika tidak mampu menawarkan harga yang dapat dijangkau masyarakat, tetap akan sulit untuk menembus pasar.

Fakta-fakta tersebut diungkap bukan untuk menakut-nakuti anda yang berminat untuk menjadi seorang wirausahawan berskala kecil menengah namun lebih untuk menunjukkan bahwa jika anda telah menjadi seorang pengusaha hendaknya siap dengan segala konsekuensi serta strategi yang tepat. Para ahli di bidang industry mengatakan bahwa kreatifitas menjadi satu tuntutan yang wajib dipenuhi setiap pengusaha, bukan hanya yang berskala kecil namun juga yang besar agar mendapat tempat di pasar local.

Tips Memulai Usaha

Sebelum anda memulai langkah untuk menjadi seorang wirausahawan berskala kecil menengah, maka ada baiknya memperhatikan beberapa tips berikut.

  1. Lakukan sedikit penelitian mengenai bagaimana masa depan usaha anda nantinya. Sebisa mungkin, jangan memilih jenis usaha hanya karena “sedang laku”, namun titik beratkan pilihan anda lebih kepada prospek di masa depan.
  2. Pilih jenis usaha yang belum banyak digeluti perusahaan atau wirausahawan lain agar tidak terjadi persaingan yang terlalu ketat. Namun, jika anda memilih opsi ini, maka anda harus “membuka lahan” agar produk anda dikenal dan digemari; jika anda bisa mewujudkannya, maka akan menjadi “market leader”.
  3. Jika tidak ingin mengambil resiko terlalu besar, maka sebaiknya pilih jenis usaha populer.
  4. Namun, anda perlu ingat bahwa usaha populer telah banyak digeluti orang dan anda harus bersiap dengan persaingan yang akan terjadi.
  5. Berikan inovasi kepada produk anda agar bisa tampil berbeda, sebisa mungkin buat ciri khas agar konsumen dapat dengan mudah mengingat produk anda tersebut.
  6. Pertimbangkan untuk memasarkan produk anda melalui media internet, terutama social media seperti Facebook dan Twitter. Jutaan orang memiliki akses ke social media, dan hal itu adalah peluang untuk anda meraih pangsa pasar yang lebih besar.
  7. Pastikan untuk memilah antara uang yang anda gunakan untuk operasional bisnis dengan uang pribadi anda. Banyak kegagalan bersumber dari hal yang terdengar sepele namun sejatinya sangat penting ini. Dengan manajemen yang tertata rapi, maka anda akan mampu mengetahui jika bisnis anda berjalan lancar ataukah seret.
  8. Cari wirausahawan lain atau rekanan bisnis yang memang bisa anda andalkan. Mengajak mereka untuk bekerja sama bukan hanya menguntungkan bagi anda namun juga bagi mereka. Bukan hanya modal yang anda cari dari mereka namun lebih kepada bagaimana bisnis anda dan bisnis mereka bisa berjalan bersama.
  9. Dan, yang terakhir adalah persiapkan mental anda karena kesuksesan tidak datang secara instant. Nikmati setiap proses yang terjadi dan kesuksesan akan datang dengan sendirinya.

sumber gambar : http://www.freedigitalphotos.net

Konsultan Surabaya

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply